Sakit pinggang

Nama: 
Bapak Steve

“Awal timbulnya rasa sakit di pinggang ini sih hanya hal yang sepele saja,” tutur Bapak Steve seorang pengusaha muda ketika menceritakan sebab sakit di pinggangnya. “Ketika itu saya sedang di bandara ingin pergi ke luar kota dengan pesawat udara, sambil berdiri menunggu pesawat saya menelpon seseorang, tas saya taruh di samping kaki kiri saya, ketika asik bertelpon, saya mendengar bahwa pesawat yang saya tumpangi telah siap dan penumpang diminta bersiap2 naik pesawat. Dengan cepat saya membungkuk ingin mengambil tas dengan tangan kanan saya. Tas belum terjangkau, rasa sakit yang luar biasa terasa di pinggang. Tubuh saya sulit untuk ditegakkan. Meski telah saya istirahatkan sejenak, tetap saja saya tidak dapat tegak dan bergerak.” Kata Bapak Steve sambil memperagakan gerak dan mimik kesakitan. “Saya putuskan membatalkan penerbangan dan segera saya menuju Rumah Sakit untuk memeriksa keadaan saya. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, ternyata saya di diagnosa terkena HNP (Hernia Nucleus Pulposus) di L4/5.”

Kasus Bapak Steve tersebut adalah sebuah contoh salah satu faktor pencetus terjadinya saraf terjepit di akar saraf akibat sendi tulang belakang yang menekan akar saraf.

Hal-hal sepele atau sikap gerak yang tidak tepat dapat menyebabkan sakit yang serius. Posisi tulang belakang yang salah sering kita lakukan tanpa disadari, karena memang selama ini gerak atau sikap yang salah tersebut tidak membuat kita sakit. Tepatnya belum membuat kita sakit, karena belum saatnya sampai sebuah keadaan saraf terjepit.

Saraf terjepit memang tidak mengancam keselamatan jiwa tetapi sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari, karya dan urusan bisnis yang besar dapat menjadi gagal karenanya.

TIPS:

  1. Posisikanlah tulang belakang senantiasa tegak.
  2. Bila terjadi gangguan di tulang belakang segera hubungi dokter atau ahli yang tepat.